Blanc Salahkan Kelelahan Pemain

Blanc Salahkan Kelelahan Pemain

Blanc Salahkan Kelelahan Pemain

Pelatih The Parisians itu mengatakan bahwa kinerja anak asuhnya yang tidak meyakinkan ketika melawan Ajaccio itu semua dikarenakan kelelahan yang mereka alami di pertengahan pekan ini di Coupe de France. Pelatih Paris Saint Germain yang tidak lain adalah Laurent Blanc yakin dan percaya bahwa anak asuhnya saat ini sedang menderita kelelahan yang amat sangat selama pertandingan yang berakhir dengan kemenangan atas Ajaccio pada Sabtu kemarin dengan skor akhir 2-1. Tim yang dilatih oleh Blanc itu datang dari belakang untuk kemudian mengambil tiga poin penuh di Corsica, dimana Ezequiel Lavezzi dan juga Blaise Matuidi berhasil membalikkan keadaan bagi tim tamu yang sempat tertinggal setelah striker asal Brasil yaitu Eduardo telah mencetak gol pembuka bagi Ajaccio.
Akan tetapi, mantan pelatih tim nasional Perancis itu merasa kecewa dengan penampilan Paris Saint Germain ketika memulai pertandingan, meskipun pelatih itu juga mengakui bahwa pengerahan tenaga anak asuhnya pada hari Rabu kemarin ketika berlaga di Coupe de France melawan Brest yang mana berakhir dengan kemenangan klub kaya raya tersebut dengan skor akhir 5-2 mungkin memang memberikan satu dampak tersendiri terhadap laga hari Sabtu itu. “Ini adalah satu awal yang sangat buruk. Kami memang sadar bahwa itu adalah satu pertandingan yang sulit, kami harus mencoba dan membuat pertandingan tersebut semudah seperti yang kami lakukan di Coupe de France.” “Kami sedikit lelah karena hari Rabu, sehingga mungkin itulah mengapa kami sedikit lambat untuk memulai.”

“Kami harus menjadi amat sangat efisien dalam 20 menit pertama, kami tidak, dan kemudian kami kebobolan satu gol di mana kami menunjukkan sikap yang pasif.” “Ini membangkitkan mereka, akan tetapi kami memiliki ide yang bagus untuk menyamakan kedudukan, yang mana memungkinkan kami untuk bisa menyamakan skor dan kembali ke pertandingan.” Blanc merasa kesal dengan kurangnya ketenangan yang dimiliki oleh PSG di kedua akhir pertandingan, baik akhir babak pertama maupun akhir babak kedua dan pelatih asal Perancis itu mendesak timnya untuk kembali fokus dan berkonsentrasi pada liga setelah istirahat di pertengahan musim. “Pada beberapa poin di babak kedua kami bisa menarik diri. Kami harus mencetak gol ketiga (setelah menyamakan 2-1). Dalam beberapa situasi, kami tidak melakukan hal yang benar pada waktu yang tepat.”

“Meskipun itu adalah satu pertandingan yang melelahkan, kami memiliki 71 persen atas kepemilikan bola. Apa yang mengganggu saya adalah hal itu, dengan setiap serangan yang dilancarkan oleh Ajaccio, kami terlihat gelisah.” “Pertandingan ini sangat sulit untuk semua orang. Memang ada istirahat sejenak, tubuh kami dan juga pikiran kami harus kembali ke kompetisi.”