Bola Online Kaka Tidak Salahkan Mou Dan Ancelotti

Kaka Tidak Salahkan Mou Dan Ancelotti

Kaka Tidak Salahkan Mou Dan Ancelotti

Bola Online – Sikap profesional coba ditunjukkan oleh Pemain Terbaik Dunia 2007 Ricardo ‘Kaka’ Izecson. Setelah merampungkan proses perpindahannya dari Real Madrid ke AC Milan pada bursa transfer musim panas ini, membuatnya menolak klaim yang dituduhkan kepada pihak media kalau Jose Mourinho dan Carlo Anceloti menjadi biang keladi yang membuat performanya menurun. Jose Mourinho, yang merupakan mantan pelatih Real Madrid sebelum ditangani oleh  Carlo Ancelotti di musim panas ini, jarang memberikan kesempatan kepada Kaka untuk tampil di tim utama saat masih berada di tampuk pimpinan.

Demikian juga saat tongkat kepemimpinan beralih ke tangan Carlo Ancelotti, tadinya Kaka berharap perubahan akan mewarnai karirnya, mengingat kedua sosok itu merupakan alumni dari Serie A, namun sekali lagi harapan itu pupus setelah mantan pelatih Chelsea dan PSG lebih memilih pemain yang berada dalam performa puncak untuk bermain di setiap pekannya. Peraih Ballond’Or berupaya membuktikan nilai transfernya yang mencapai 65 juta euro untuk kontrak selama empat tahun, dan ia meninggalkan Santiago Bernabeu dengan status bebas transfer ke AC Milan, setelah menerima kesepakatan kerja sama selama dua tahun.

Kendati demikian, mantan punggawa tim nasional Brasil itu menolak segala penuturan yang mengatakan kalau Mourinho turut berkontribusi dalam menurunkan performa sang pemain saat ia menegaskan sudah fit kembali. “Tentu saja ini bukan merupakan kesalahan Jose Mourinho kalau pada kenyataannya saya meninggalkan Real Madrid beberapa hari lalu. Bukan karenanya – ia justru membuat saya semakin jauh lebih baik,” ungkap pemain berusia 31 tahun. “Saya sudah mencoba kemampuan semaksimal mungkin untuk membuktikan bahwa saya sanggup kepadanya di tahun ini, namun sayangnya saya tidak pernah mencapai puncak kebugaran dan hal ini sama sekali tidak membantu.

“Tentu menjadikan suatu pengalaman berharga bagi saya untuk bermain di arena La Liga, khususnya Real Madrid, kurang begitu profesional. Tetapi membuat saya menjadi kian bertumbuh dari segi pengalaman, kin saya benar-benar mencapai kedewasaan. “Saya tidak pernah menyesali keputusan untuk mengenakan kostum Real Madrid, namun, bila melihat kondisinya berjalan seperti ini, saya sempat kehilangan semangat untuk bermain kembali. Keputusan untuk hengkang saya ambil setelah mendiskusikan hal ini dengan Carlo Ancelotti. Karena saya tidak mendapatkan garansi penuh untuk bermain di setiap pekannya dan lebih banyak didominasi faktor cedera.”

Mantan gelandang pengatur serangan Sao Paolo itu mengklaim kalau dirinya sudah tidak sabar lagi untuk bermain satu tim dengan Mario Balotelli di San Siro. “Mario Balotelli dan saya bisa bekerja sama dengan baik. Mario telah melakukan tugasnya dengan sangat baik di sini, karena ia sudah pernah menghadapi sejumlah tim lawan,” lanjutnya. “Tetapi bukan hanya sekdar Mario, kami masih memiliki Alessandro Matri, Robinho, Giampaolo Pazzini, Stehan El Shaarawy. Keseluruhannya merupakan elemen penting AC Milan untuk saat ini.” Bola Online