Bola Online Orang-orang di Balik Kesuksesan Indra Sjafri

Orang-orang di Balik Kesuksesan Indra Sjafri

Orang-orang di Balik Kesuksesan Indra Sjafri

Bola Online – Pada bulan April sampai Mei 2013 yang lalu, di kampus STTA Lanud Adisutjipto Yogyakarta dilangsungkan After School League. ASL memang memiliki keunikan dan hal tersebut bertujuan untuk membina bibit pemain. ASL tersebut diselenggarakan oleh Atlantis Football Academy yang ada di kota Yogyakarta. Direktur AFA adalah salah satu orang yang mempunyai peran penting dalam kesuksesan timnas U-19. Direktur AFA tersebut adalah Guntur Cahyo Utomo. Guntur adalah pelatih mental timnas U-19. Guntur menjadi asisten Indra Sjafri untuk urusan membentuk mental bertanding pemain. Terbukti, pemain U-19 mempunyai semangat juang yang gigih dan juga mental juara yang berhasil mereka buktikan.

Guntur adalah alumni S2 Psikologi Universitas Gadjah Mada. Dia mempunyai rasa cinta yang besar pada sepak bola. Dengan rekannya yaitu Hysa Ardianto, mereka merupakan salah satu pendiri AFA dan mereka bahu membahu untuk membina sepak bola usia dini di kota Yogyakarta. Lantas Guntur bisa bergabung dengan timnas U-19 karena ada kesamaan visi dengan Indra Sjafri. Sejauh ini mental sering jadi masalah atas mandulnya sepak bola Indonesia atas prestasi. Masalah mental cuma menjadi keluhan dan belum ditemukan solusinya yang cocok. Padahal seluruh pelatih dan pengamat sepak bola tahu jika ada tiga aspek penting dalam dunia sepak bola yaitu teknik olah bola, kemampuan fisik, serta mental pemain.

Menyadari keperluan untuk membangun mental pemain, Indra Sjafri pun merekrut Guntur sebagai pelatih mental. Mental juara hasil dari asuhan Guntur terlihat saat menang dalam adu penalti melawan Vietnam di ajang Piala AFF U-19 yang lalu. Kemenangan dengan skor 3-2 dari Korea Selatan menjadi bukti jika mental juara sudah dimiliki oleh skuad timnas U-19. Yang tidak kalah penting, yaitu peran Rudy Eka Priambada dari High Performance Unit. Rudy selalu merekam permainan timnas serta calon lawan mereka. Dia bertugas untuk membuat video, lalu membuat analisis statistik serta memperbandingkan strategi timnas dengan lawan lalu hasilnya dibawa ke rapat dengan tim pelatih. Adanya Rudy untuk menjawab pernyataan pelatih timnas yang selama ini mengaku buta atas kekuatan lawan.

Selain faktor mental dan fisik, faktor kelelahan fisik juga bisa membuat tim gagal melaksanakan strategi yang telah diinstruksikan oleh pelatih. Fisik yang mulai loyo juga bisa memberi pengaruh pada mental yang bisa membuat pemain bersikap kasar. Untuk itu adanya pelatih fisik guna membentuk fisik prima pemain begitu penting. Nur Saelan dipilih oleh Indra Sjafri karena dia telah berpengalaman selama 26 tahun jadi pelatih fisik sepak bola dan memiliki program yang menarik guna meningkatkan kemampuan fisik para pemain muda. Program Fun Conditioning diterapkan oleh Nur Saelan supaya suasana latihan fisik menjadi menyenangkan. Peran Kit Man juga tidak kalah penting. Sosok ini yang bertugas untuk menyiapkan semua perlengkapan latihan serta pertandingan. Muhni dan Ade Ali dimiliki oleh Timnas U-19 untuk mengurusi seluruh urusan perlengkapan Garuda Jaya. Bola Online