Cabaye Menambahkan Penderitaan Bagi Moyes

Cabaye Menambahkan Penderitaan Bagi Moyes

Cabaye Menambahkan Penderitaan Bagi Moyes

Awal yang sulit David Moyes saat di daulat menjadi manajer Manchester United berubah menjadi krisis besar-besaran setelah Yohan Cabaye mengakhiri penantian Newcastle selama 41 tahun untuk menang Old Trafford, saat mereka menang 1-0. Hasilnya tersebut menampar wajah United dengan dua kekalahan kandang di  Liga berturut-turut untuk pertama kalinya sejak tahun 2002. Ini juga berarti United telah mengalami kekalahan lima kali musim ini dan bahwa mereka hanya mengumpulkan dua poin dari empat pertandingan terakhir mereka. Tak heran reaksi pada akhir pertandingan adalah kemarahan dari pendukung tuan rumah, yang menyaksikan hampir kelompok pemain yang sama yang meraih gelar Liga ke-20 kurang dari tujuh bulan yang lalu.

Untuk Moyes, itu benar-benar sebuah mimpi buruk. Manajer berkebangsaan Skotlandia harus menerima pukulan berat yang telah ditimpakan kepadanya selama masa yang singkat dan ia diragukan bisa mempertahankan dukungan dari pemilik klub. Tampaknya kesabaran telah mulai habis. Ketika sundulan Patrice Evra untuk mebersihkan bola memantul kembali kepada Moussa Sissoko, yang memungkinkan pemain Newcastle ini berlari bebas ke daerah pertahanan United, sebelum mengirimkan umpan silang sempurna untuk Cabaye yang membuat gol pertamanya. Di tengah kegembiraan mereka, para fans Magpies menyampaikan dua teriakan yang terbilang kejam. Mereka meneriakkan Moyes akan dipecat di pagi hari dan bahwa Manchester United akan mendampingi Sunderland ke Championship pada akhir musim.

Dan memang benar bahwa United lebih dekat zona degradasi dari posisi teratas yang pernah mereka menduduki begitu lama. Saat peluit akhir babak pertama di bunyikan dengan tanpa terciptanya gol untuk United, sulit untuk tidak merasa sedikit simpati untuk satu set pemain yang muncul dan lumpuh oleh ketakutan. Tujuh perubahan dari kekalahan pertengahan pekan oleh Everton, termasuk kembalinya Robin van Persie setelah absen empat pertandingan karena cedera pangkal paha, harus memiliki dampak positif. Tapi mobilitas tambahan dibandingkan dengan kekalahan Rabu, tampak sebuah tim yang tampak takut kembali kalah di depan penggemar mereka sendiri dan di ambang reaksi yang sangat negatif.

Terlalu sering kesempatan yang di miliki United di gagalkan oleh penyelamatan barisan bertahan Newcastle, yang pada gilirannya memperkuat pertahanan Newcastle yang solid, yang tidak pernah tampak dalam seperti yang mereka lakukan di Swansea pada pertandingan terakhir mereka. Keputus asaan Moyes tampak terlihat jelas dalam pertandingan ini, menampilkan Wilfried Zaha untuk debut Liga Primer dan tampilnya Anderson adalah sebuah keputusan terakhir Moyes untuk mencoba keberuntungannya. Hernandez, Januzaj dan pemain yang baru kembali dari cedera Robin van Persie, juga formasi langka tiga penyerang yang di tampilkan oleh Moyes. Namun apapun yang di lakukan Moyes dengan tim nya malam itu telah di hancurkan oleh gol pertama Cabaye untuk The Magpies musim ini.