Manchester City memperluas Kapasitas Stadion Mereka

Manchester City memperluas Kapasitas Stadion Mereka

Manchester City memperluas Kapasitas Stadion Mereka

Manchester City memperluas Kapasitas Stadion Mereka – Stadion Etihad milik Manchester Biru telah diberi izin untuk memperluas stadionnya dari 48.000 kapasitas penonton untuk menjadi lebih dari 62.000 penonton stadion kedua terbesar setelah rival mereka Manchester United di Liga Premier. Manchester City telah menerima izin perencanaan untuk meningkatkan kapasitas dari Stadion Etihad menjadi lebih dari 60.000 kapasitas penonton. Perluasan yang diusulkan akan membuat Etihad tanah terbesar kedua di papan atas Inggris , dengan hanya Old Trafford – rumah saingan sengit City Manchester United – memegang lebih. Kota berniat untuk membangun kembali awalnya Stand Selatan , dengan menambahkan awal 6.250 kursi , sementara izin telah diberikan untuk melakukan hal yang sama untuk Stand Utara dan menambahkan lebih 2.000 di lapangan -side.Manchester City memperluas Kapasitas Stadion Mereka – Rencana akan bertemu kapasitas Etihad dari 48.000 menjadi sekitar 62.000. Sebuah pernyataan di situs resmi klub berbunyi: ” Manchester City Football Club hari ini [ Jumat ] menerima pemberitahuan resmi dari pemberian izin perencanaan untuk memperluas Stadion Etihad. “Ini adalah niat klub saat ini untuk pertama dilanjutkan dengan pengembangan Stand Selatan.” Manchester City yang dikenal sebagai Manchester biru atau The Citizen merupakan klub sepak bola yang bermarkas di Manchester yang merupakan rival dari klub Manchester United atau setan merah. Perubahan nama menjadi Manchester City dimulai dari St Marks (West Gorton) pada tahun 1880 tujuh tahun berikutnya terjadi lagi perubahan nama menjadi Ardwick A.F.C pada tahun 1887 kemudian pada tahun 1894 dirubah kembali menjadi Manchester City sampai sekarang yang seperti kita kenal.

Manchester City memperluas Kapasitas Stadion Mereka – Setelah mengakhiri liga musim 2006-07 pada posisi empat belas, musim berikutnya prestasi klub mulai menunjukkan peningkatan. Pada pertengahan tahun 2007 klub resmi menjadi milik milyarder Thailand yang terkenal ambisius, yang juga seorang mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra. Tapi kepemilikan Thaksin tidak berjalan mulus dan bertahan lama. Karena dituduh dengan kasus korupsi di negaranya Thailand, akhirnya pada bulan September tahun 2008 Thaksin menjual saham kepemilikan klub kepada pengusaha dan juga anggota keluarga kerajaan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab yaitu Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan.

Manchester City memperluas Kapasitas Stadion Mereka – Di era Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan Manchester City kemudian menghabiskan ratusan juta poundsterling untuk membangun dan membeli pemain bintang kelas atas agar klub menjadi penantang tangguh di Liga Inggris. Sukses pun menyusul pada tahun 2011, Manchester City berhasil lolos ke Liga Champions UEFA dan memenangkan trofi Piala FA. Keberhasilan ini mencapai puncaknya dengan merebut serta menjuarai Liga Premier Inggris pada tahun 2011-12.