Pernyataan Kontroversial Legenda Arsenal

Pernyataan Kontroversial Legenda Arsenal

Pernyataan Kontroversial Legenda Arsenal

Ray Parlour, mantan gelandang The Gunners, telah melakukan pembelaan terhadap gelandang Arsenal Jack Wilshere dan mengatakan bahwa sesekali menghisap rokok itu tidak akan merusak kesehatannya. Jack Wilshere telah mendapat kritik keras dari manajer Arsene Wenger setelah ia tertangkap kamera telah merokok di luar lapangan di sebuah klub malam di kota London pada sebulan yang lalu. Gelandang The Gunners tersebut telah di foto dengan sebuah rokok di tangannya saat ia keluar merayakan kemenangan timnya saat itu berhasil mengalahkan Napoli dengan skor 2-0 di Liga Champions. Melihat hal tersebut manajer asal Perancis Arsene Wenger bereaksi marah, dan mengatakan bahwa perilaku Jack Wilshere adalah ‘tidak dapat diterima’ dan juga ‘Anda tidak melakukan apa yang dapat merusak kesehatan Anda’, sementara pemain tersebut telah berjanji untuk tidak merokok lagi. 

Namun, tindakan Wilshere tersebut pada minggu ini telah mendapat pembelaan oleh mantan gelandang Arsenal Ray Parlour, yang membuat sebuah pernyataan mengejutkan bahwa merokok sesekali  tidak akan merugikan Wilshere sama sekali. Dalam sebuah wawancara yang di lakukan dengan Daily Telegraph, Parlour mengatakan: “Dia mungkin bahkan tidak minum di malam itu, dia hanya memiliki sebuah rokok yang aneh dan tidak akan berdampak banyak kerusakan kepadanya. Aku menggunakannya saat pergi ke pub dengan semua supporter ketika kita memenangkan pertandingan di Highbury. Aku menyukainya dan itu tidak masalah. ” Untuk menempatkan sikap mengejutkan Parlour ke dalam konteks, ia membandingkan sikap merokok  yang di lakukan oleh Wilshere terhadap budaya minum yang dulunya lazim di ruang ganti Arsenal, dan dengan cepat di larang oleh Wenger saat dia memimpin timnya pada tahun 1998 dimana pada saat itu mereka mendapatkan dua gelar.

Ray Parlour mengungkapkan: “Aku akan selalu ingat saat tur pra-musim pertama dengan Arsene Wenger. Pemain muda  Prancis yang baru  bergabung ke dalam tim seperti Patrick Vieira, Emmanuel Petit dan Gilles Grimandi. “Di akhir perjalanan Wenger mengatakan kita semua bisa pergi keluar. Kau tahu apa yang kami sukai, kami pergi langsung ke pub dan pemain muda Perancis itu pergi ke warung kopi. “Aku akan selalu ingat saat Steve Bould pergi ke bar dan memesan 35 liter untuk kami berlima. Setelah kami meninggalkan bar kami melihat semua pemuda Perancis tersebut di kedai kopi dan mereka duduk merokok. “Saya berpikir, Bagaimana kita akan memenangkan liga tahun ini? Kita semua mabuk dan mereka semua merokok !. Kami akhirnya memenangkan gelar ganda di tahun itu. ” Apakah Anda setuju dengan pernyataan yang di berikan oleh Ray Parlour tersebut ?