Persitara Jakarta Utara Bangkrut Terancam Dibubarkan

Persitara Jakarta Utara Bangkrut Terancam Dibubarkan

Persitara Jakarta Utara Bangkrut Terancam Dibubarkan

Persitara Jakarta Utara Bangkrut Terancam Dibubarkan – Kesulitan keuangan yang dialami Persitara Jakarta Utara berbuntut panjang bahkan klub yang bermain di divisi utama tersebut terancam bubar. Rizal Hafid kebingungan mencari dana segar untuk kelangsungan hidup timnya. Ia sudah berusaha untuk mengajukan proposal ke beberapa perusahaan besar yang ada di Jakarta Utara. Namun usaha Ketua Umum Persitara Jakarta Utara itu masih belum membuahkan hasil. Saat ini Rizal Hafid mengaku sedang mengadakan negosiasi dengan salah satu investor yang katanya mau memberikan kucuran dana tapi pada putaran kedua. Untuk menyelamatkan Persitara Jakarta Utara klub membutuhkan dana sekitar 2 milyar. Persitara belum membayar gaji pemain selama 1 bulan yang totalnya mencapai 150 juta.

Rizal Hafid berharap ada pihak yang bisa membantu untuk menyelamatkan klub kebanggaan warga Jakarta Utara itu. Ia sudah tidak mampu mengelola Persitara Jakarta Utara karena sudah tidak memiliki cukup dana lagi. Ia juga meminta agar para pemain menunjukkan loyalitas dan bersabar karena putaran pertama tinggal laga melawan PS Bengkulu. Setelah itu di putaran kedua pihaknya akan mencoba untuk mendapatkan sponsor ataupun investor sehingga semua gaji pemain bisa segera di bayarkan. Jika tidak mendapatkan kucuran dana, maka bisa dipastikan Persitara Jakarta Utara akan dibubarkan. Namun begitu Rizal Hafid mengaku akan terus berusaha untuk menyelamatkan kelangsungan Persitara Jakarta Utara.

Persitara Jakarta Utara Bangkrut Terancam Dibubarkan

Terkait dengan krisis keuangan tersebut, pihak komisi disiplin PSSI telah mengancam Rizal Hafid jika ia tidak bisa menyelesaikan permasalahan klubnya dari kebangkrutan terutama mengenai pembayaran gaji pemain, PSSI akan memberikan hukuman berupa larangan untuk menangani tim sepak bola manapun seumur hidup. Ketika dikonfirmasi tentang pernyataan PSSI tersebut, Rizal Hafid membenarkan karena itu sudah sesuai dengan regulasi. Namun kasusnya berbeda, ia masih tetap berusaha untuk menyelamatkan tim bukannya menyia nyiakan tim dan pemain.

Persitara Jakarta Utara Bangkrut Terancam Dibubarkan – Ketua Umum Persitara Jakarta Utara itu mengaku siap jika dipanggil oleh komisi disiplin PSSI terkait dengan kondisi klub yang terancam bubar karena masalah krisis keuangan. Untuk masalah tunggakan gaji pemain itu bukan salah dirinya, melainkan salah Jaelani yang menyatakan bisa mendapatkan dana sponsor hingga mencapai 5 miliar rupiah. Akan tetapi dana tersebut tak kunjung cair justru mantan pelatih Persitara Jakarta Utara itu hengkang dari klub.

Rizal Hafid mengaku bahwa sebenarnya sudah sejak awal ia sudah berencana untuk melepas klub dan merasa tidak sanggup lagi mengelola klub. Jika tahu berakibat seperti ini, ia akan memberikan tanggung jawab manajemen tim kepada pihak yang lebih mampu. Rizal Hafid siap menerima hukuman jika dirinya terbukti bersalah. Namun untuk masalah keterlambatan gaji menurutnya bukan hanya permasalahan Persitara Jakarta Utara saja. Namun klub lain kemungkinan juga memiliki permasalahan yang sama. Persitara Jakarta Utara Bangkrut Terancam Dibubarkan

Persitara Jakarta Utara Bangkrut Terancam Dibubarkan