Rodgers Teruskan Analogi Kuda Pacu

Rodgers Teruskan Analogi Kuda Pacu

Rodgers Teruskan Analogi Kuda Pacu

Rodgers Teruskan Analogi Kuda Pacu – Jose Mourinho sebelumnya telah mendesain sebuah perencana didalam perebutan gelar kompetisi Barclays Premier League saat ini. Dirinya menyebutkan ketiga klub papan atas klasemen Barclays Premier League ibaratnya sebuah kuda pacu, dimana dirinya menyebutkan bahwa Manchester City dan juga Arsenal merupakan kuda yang kuat, sedangkan Chelsea hanya menjadi seekor kuda kecil didalam pacuan tersebut. Hal tersebut mendapatkan sambutan dari pelatih klub Manchester City, yakni Manuel Pellegrini yang membalas dengan mengatakan bahwa Chelsea merupakan seekor kuda kecil yang kaya yang membuat kuda tersebut juga berbahaya.

Rodgers Teruskan Analogi Kuda Pacu – Namun kemudian Jose Mourinho yang diminta untuk kembali mengomentari jawaban dari Manuel Pellegrini tersebut memutuskan untuk mengakhiri analogi dari kuda pacu tersebut dengan bercanda dirinya menyebutkan untuk membunuh kuda – kuda pacu tersebut. Namun nampaknya saat ini analogi tersebut ditambah lagi oleh mantan asistennya di Chelsea dahulu, Brendan Rodgers yang saat ini menukangi klub Liverpool. Klubnya tersebut baru saja berhasil memenangkan pertandingan kala mereka menghadapi klub Fulham pada 13 Februari 2014 kemarin, tambahan 3 angka sempurna yang mereka terima telah membuat posisi dari Liverpool di peringkat ke 4 tabel klasemen sementara semakin kokoh, disamping itu, torehan poin mereka saat ini juga semakin mendekati Chelsea di puncak klasemen.

Rodgers Teruskan Analogi Kuda Pacu – Saat ini Chelsea hanya memiliki margin 4 poin pembeda dari Liverpool yang berada di peringkat ke 4 klasemen saat ini. Meskipun memiliki peluang untuk dapat menyalib Chelsea di musim ini, akan tetapi Brendan Rodgers menyebutkan bahwa klubnya masih belum bisa mendapatkan predikat sebagai klub kandidat juara. Dirinya juga kembali mengambil analogi kuda pacu dari Jose Mourinho sebelumnya. Namun dirinya beranggapan bahwa seandainya ketiga klub diatasnya merupakan kuda pacu, maka Liverpool merupakan seekor anjing bertipe kecil, chihuahua didalam perebutan gelar juara.

Rodgers Teruskan Analogi Kuda Pacu – “Saya tidak ingin menggunakan istilah kuda untuk klub saya. Jose Mourinho merupakan sosok yang lihai ketika memberikan perumpamaan seperti itu. Kami mungkin saat ini hanya menjadi seekor chihuahua yang tengah ikut berlari di antara kaki kuda – kuda besar. Namun kami terus semakin besar di tiap pertandingannya” pungkas sang manajer Liverpool tersebut. Memang Liverpool bisa dibilang tampil cukup apik di musim ini, setelah sebelumnya hanya berhasil bertengger di papan atas klasemen liga.

Rodgers Teruskan Analogi Kuda Pacu – Namun di musim ini mereka menjadi salah satu tim kompetitor utama didalam perebutan gelar Barclays Premier League. Bahkan mereka juga pernah bertengger di puncak klasemen di akhir tahun ini, setelah akhirnya sejumlah rentetan hasil negatif telah membuat mereka harus terpeleset ke posisi 4 tabel klasemen. Namun kini memang peluang dari Liverpool untuk meraih gelar juara kompetisi Barclays Premier League masih terbuka cukup lebar.