Taruhan Bola Bisakah Rossi Bersinar Lagi Di Florence?

Bisakah Rossi Bersinar Lagi Di Florence

Bisakah Rossi Bersinar Lagi Di Florence?

Taruhan Bola – Dia seorang pemain yang bakatnya tidak pernah dipertanyakan, namun kilau karir Giuseppe Rossi sempat memudar, dan saat inilah titik tentunya. “Ini akhir sebuah mimpi buruk”, itu ucap Rossi pada debutnya bersama Fiorentina melawan Pescara di laga terakhir musim 2012/13, setelah 14 bulan tidak bermain.

Dibesarkan di New Jersey, Amerika oleh orang tua Italia, Rossi pindah ke Parma untuk bergabung akademi Gialloblu. Manchester United memboyongnya saat dia berusia 17 tahun, namun dia gagal menjadi starter reguler. Usahanya tidak dibantu cedera yang terus melandanya selama karir. Rossi dipinjamkan pertama kali ke Newcastle, sebelum dipinjamkan lagi ke Parma, klub asalnya, di mana dia mencetak hampir satu goll tiap pertandingan Serie A dan membawa tim itu menghindari ancaman degradasi di bawah manajer Claudio Ranieri. Musim panas berikutnya Rossi pindah secara permanen dari Old Trafford dan bergabung dengan klub Spanyol Villareal.  Si Kapal Selam Kuning, julukan mereka, saat itu merupakan klub top, dilatih oleh Manuel Pellegrini. Klub dari timur Spanyol itu merupakan pemain reguler di ajang Eropa dan merupakan tim pertama yang menunjukkan bakat besar Rossi ke seluruh dunia.

Di musim pertamanya di sana, Rossi berhasil beradaptasi dengan sepakbola Spanyol dan klub itu berhasil meraih prestasi terbaiknya di La Liga, menjadi runner up di belakang Real Madrid. Performa Rossi membuatnya dipanggil ke skuad Italia untuk Olimpiade 2008 Beijing. Meski tim Italia tersisih di babak perdelapan final, Rossi masih bisa memenangkan Golden Boot sebagai top skorer kompetisi. Beberapa bulan kemudian dia langsung dipanggil untuk debut di timnas senior Italia melawan Bulgaria. Setelah musim baik lain bersama klubnya, Rossi dipilih menjadi bagian skuad Italia untuk Piala Konfederasi 2009 di Afrika Selatan. Peluang emas itu tidak disia-siakan Rossi untuk unjuk gigi. Meski tim Italia gagal melewati fase grup, Rossi bersinar sendirian dan dianggap salah satu pemain terbaik di ajang itu. Penampilan terbaiknya adalah saat melesakkan dua gol melawan negara kelahirannya, Amerika Serikat.

Musim 2009/10 berakhir mengecewakan bagi Rossi. Meski bermain lebih dari 45 kali di semua ajang dan performanya impresif sepanjang musim, dia tidak dipanggil dalam skuad Marcelo Lippi untuk Piala Dunia. Ini terbukti merupakan kesalahan bagi Lippi dengan timnas Italia meniru penampilan buruk mereka 12 bulan sebelumnya, sekali lagi tidak lolos fase grup. Rossi pulih dan mencatatkan musim terbaiknya hingga saat ini. Dia mencetak lebih dari 30 gol di musim 2010/11 dengan rataan gol satu tiap 1.75 laga. Dia menjadi top scorer Villareal saat mereka finish di peringkat keempat la Liga, mencapat babak delapan besar Copa del Rey dan semi final Europa League.

 Striker ini kemudian dirumorkan akan pindah ke Juventus atau Barcelona, namun terjadilah bencana itu. Baru dua bulan musim 2011/12 dimulai, Rossi mengalami cedera ligamentum cruciatum anterior, dianggap salah satu cedera terburuk yang bisa dialami seorang pesepakbola. Dia pun tidak lagi bermain musim itu dan berjuang untuk bisa pulih sebelum Euro 2012 di Ukraina dan Polandia.  Bulan April 2012, cedera Rossi kambuh lagi. Dia pun kehilangan Euro dan harus menerima kenyataan tidak bermain lagi selama 10 bulan. Dia pun dilupakan dunia sepakbola Eropa.

Di saat striker-striker lain, utamanya kompatriotnya Mario Balotelli, menjadi berita utama di surat kabar, Rossi harus menghabiskan hari-harinya di gym mengembalikan kekuatan lututnya. Saat Rossi tergeletak, Villareal ambruk dan terdegradasi dari La Liga. Rossi hampir saja menjadi salah satu dari banyak pemain yang karirnya harus habis saat puncak karena cedera. Namun, dia tidak pernah menyerah untuk kembali bermain. “Mood Rossi tetap tinggi, meski selama periode panjangnya melalui cedera”, ucap Andrea Pastorello, agen Rossi, kepada Sky Sport Italia. Fiorentina lah yang memberi Rossi kesempatan untuk kembali ke level atas. Pemain itu amat berterimakasih untuk kesempatan yang Fiorentina berikan bulan Januari. Mereka memberiku sebuah kesempatan untuk bermain sepakbola di level atas lagi dan aku akan mengingatnya selamanya,”, kata Rossi sendiri. Taruhan Bola