Taruhan Bola Pep Guardiola Terapkan Formasi Aneh

Pep Guardiola Terapkan Formasi Aneh

Pep Guardiola Terapkan Formasi Aneh

Taruhan BolaHampir semua pemain Bayern Munich memuji pelatih baru mereka, Pep Guardiola. Menurut Ribery dan kawan-kawan, mantan pelatih Barcelona tersebut sangat komunikatif dengan para pemain.

Bahkan, ia harus mempelajari bahasa Jerman terlebih dahulu sebelum ia mendarat ke Allianz Arena. Hal tersebut setidaknya membuktikan Pep untuk menjalankan tugas sebagai pelatih Bayern Munich di musim depan. Satu lagi yang menjadi menarik dari Pap adalah pola permainan. Ribery berkomentar bahwa pola permainan yang diterapkan oleh Pep sangat aneh. Di musim mendatang, Ribery dan kawan-kawan akan menjalankan instruksi pelatih anyar mereka tersebut yang menerapkan pola 4-1-4-1.

Menurut Ribery, tidak aneh jika seorang pelatih menerapkan hal yang baru pada pola permainan. Setiap pelatih pastinya ingin melakukan inovasi demi meningkatkan performa tim. Ribery menilai langkah Pep untuk menerapkan pola 4-1-4-1 ini sangat aneh. Untuk itu, Ribery menilai para pemain Bayern Munich butuh berkomunkasi intens dengan pelatih serta berlatih sehingga apa yang diinginkan oleh sang pelatih akan mampu direalisasikan oleh para pemain. Kabarnya, demi menerapkan pola permainan baru tersebut, Pep Guardiola meminta manajemen untuk mendatangkan Thiago Alcantara dari Barcelona. Mantan anak didiknya tersebut dinilai cocok untuk menjadi elemen penting untuk merealisasikan strategi serta pola permainan yang akan ia terapkan di Bayern.

Banyak kalangan berpendapat bahwa Pep akan merubah pola permainan Bayern secara total. Pep sangat identik dengan Barcelona dengan pola permainan tiki-tika. Bersama Barcelona, ia menginstruksikan Messi dan kawan-kawan untuk mempraktekkan umpan jarak dekat dari kaki ke kaki. Hal ini jauh beda dengan The Bavarians di mana pola permainan mereka lebih menekankan pada permainan individu. Robben adalah contohnya. Winger ini sering menggiring bola sendrian dari lini belakang sampai depan gawang lawan. Pemain yang satu ini sangat individualis dalam hal menggiring bola. Untuk itu, Robben kabarnya tidak akan menjadi bagian dari skuad utama Pep mengingat Pep tidak menyukai gaya permainan individualisnya.

Akan tetapi, Robben tidak yakin bahwa Pep akan mengorbankan kreativitas tiap pemain demi menerapkan taktik. Yang jelas, Robben mengatakan Pep akan kehilangan kekuatan Robben jika ia diminta untuk mengurangi pergerakan. Robben memiliki kelebihan pada sisi dribbling. Ia memiliki kecepatan. Untuk itu, meminta Robben untuk mengurangi dribbling akan mematikan potensinya. Dalam hal ini, pemain berusia 29 tahun ini yakin Pep tidak akan menghilangkan permainan individualis ciri khas Bayern Munich. Dengan pola 4-1-4-1 ini, Robben dan kawan-kawan menunggu apa yang diinginkan oleh pelatih baru mereka tersebut. Dalam sesi latihan perdana, para pemain Bayern Munich memang menemui metode pelatihan yang berbeda dari Pep. Dengan pola permainan baru, Pep pastinya akan sedikit merubah pola permainan Bayern Munich di musim mendatang. Taruhan Bola